Rumitnya Mendapatkan Akta Jual Beli


Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan atau mengurus Akta Jual Beli (AJB)?

Relatif! Tidak ada aturan yang jelas. Bisa sehari beres bisa berbulan- bulan Tergantung kepada banyak hal. Pernah mengurus AJB hanya dalam waktu satu hari. Pagi masuk … sore sudah bisa dibawa pulang. Tapi sekarang mengurus Akta Jual Beli (AJB) sangat rumit.  Bisa sampai empat bulan baru selesai!

Masalah-masalah yang dihadapi ketika mengurus atau memohon Akta Jual Beli (AJB):

  1. Buku Akta Jual Beli (AJB) susah didapat bahkan di stok AJB di PPATS kosong.
  2. Orang yang harus menandatangani pada Akta Jual Beli (AJB) susah ditemui.
  3. Persyaratan pendukung tidak lengkap.
  4. Ketidaksiapan pemohon dalam hal dana yang harus dikeluarkan.

1. Buku Akta Jual Beli (AJB) susah didapat bahkan  stok AJB di PPATS kosong. Hal ini terjadi karena  Buku Akta Jual Beli (AJB) hanya dikeluarkan oleh BPN. Bahkan distribusinya pun menjadi monopoli BPN. Dari BPN Propinsi didistribusikan ke BPN Kabupaten, seterusnya ke tingkat kecamatan PPAT(S).

Berbeda dengan tahun 2008, Buku Buku Akta Jual Beli (AJB) bisa diperoleh di Kantor Pos bahkan ada “pedagang” keliling yang menawarkan Buku Akta Jual Beli (AJB). Tahun 2009 tidak ada lagi pedagang keliling Buku Akta Jual Beli (AJB). BPN (Badan Pertanahan) membekukan Buku Akta Jual Beli (AJB) lama dan diganti dengan Buku Akta Jual Beli (AJB) versi baru dengan ciri kotak batik. Semua Buku Akta Jual Beli (AJB) lama tidak berlaku dan tidak bisa ditukarkan dengan Buku Akta Jual Beli (AJB) versi baru.

Tidak adanya pedagang keliling Buku Akta Jual Beli (AJB) membuat pihak desa atau pemohon susah mendapatkan Buku Akta Jual Beli (AJB). Buku Akta Jual Beli (AJB) hanya dapat diperoleh di PPATS (Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara). Dipersulit lagi dengan aturan tidak boleh membeli Buku Akta Jual Beli (AJB) yang ada di desa lain. Jika Buku Akta Jual Beli (AJB) di PPATS kosong biasanya bisa mencari ke desa lain yang memiliki stok. Tapi tahun 2010 tidak diperbolehkan menggunakan AJB desa lain.

Dari satu hal ini saja yakni Buku Akta Jual Beli (AJB) susah diperoleh. Sampai saat ini di Desa Mandalawangi ada 5 pemohon yang akan mengaktajualbelikan tanahnya. Sudah 2 minggu kami menunggu Buku Akta Jual Beli (AJB). Entah sampai kapan……….. Kebutuhan publik yang dimonopoli seharusnya mudah diperoleh setiap saat.

  1. APDESI pada kemana nih …., ??

    • Sinosuke
    • Maret 16th, 2011

    Apdesi ga bs harapkan… itu smua politik dagang biar PAD bertambah dan tdk tercecer

    • PAD bertambah?…. buku AJB itu gratis lho… (info terkini)

  2. saya punya bnyak ajb om
    mau gak ?

  3. dari Oktober sampai skrng, AJB kami belum jg kliatan kaya apa bukunya..menyebalkan emang kebanyakan para pejabat d negri ini.

    • Yose
    • Desember 6th, 2013

    Saya punya buku AJB, SKMHT, dan APHT serta meterai lama taun 90an ampe 2000an.. kalau berminat hub 085274114459.. lokasi bandar lampung

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: